Kamis, 15 Maret 2012

Dahsyatnya Badai Matahari


Badai matahari yang menghantam Bumi Kamis 8 Maret 2012 merupakan badai terkuat dalam lima tahun terakhir. Badai ini mempercepat pengiriman partikel bermuatan panas hingga 600 mil per detik.

Lidah api yang disebut 'X class' merupakan lidah paling kuat membombardir bumi dengan medan magnetik. Kekhawatiran sempat mencuat bahwa badai matahari ini akan mengganggu jaringan listrik, navigasi satelit, dan rute pesawat. Namun, sejauh ini tidak ada insiden besar yang dilaporkan seperti dikutip dari Dailymail.

Badai matahari merupakan siklus 11 tahunan dan memiliki kekuatan 10 kali lipat dibanding 'angin matahari' biasa. Badai ini diperkirakan berakhir Jumat pagi 9 Maret 2012 dengan beberapa sisa lemparan partikel bermuatan ke arah bumi.

Badai matahari mencapai puncaknya di Amerika Utara dengan penampakan aurora atau Cahaya Utara. "Aurora ini mungkin jadi semacam obat saat kita mendapat 'serangan' dari letusan matahari," tambah Kunches.
 

Menurut fisikawan surya dari Nasa, Alex Young, badai matahari ini memberi manusia sedikit sentakan. Meski begitu, bumi harus bersiap untuk puncak aktivitas matahari ini, akhir 2013 hingga 2014.

Ada tiga cara bagaimana badai matahari dapat menggangggu teknologi buatan manusia, melalui medan magnetik, radio, emisi radiasi.

Menurut Joe Kunches, ilmuwan dari National Oceanic and Atmospheric Administration, semua perusahaan listrik di dunia sudah diberitahu soal kemungkinan pemadaman daya.

Beberapa maskapai penerbangan memperhatikan betul badai matahari ini. Seperti dikatakan juru bicara Delta Airlines kepada Fox News. "Kami menerbangkan tujuh rute alternatif."

Sementara American Airlines juga berhati-hati serta memantau betul badai matahari tersebut. Tapi, mereka tidak mengubah rute penerbangan.

Artikel ini diolah dari Google
Share:

Senin, 12 Maret 2012

Tempat Terdingin dan Misterius di Antariksa


Di langit yang ditaburi bintang-bintang, terlihat sebuah penampakan hitam yang mirip diduga lubang hitam atau black hole. Ternyata, penampakan ini merupakan awan materi atau para ahli astronomi menyebutnya sebagai awan molekul gelap.

Awan ini mampu memblok semua cahaya yang melewatinya. Dikutip dari laman Dailymail,interior awan molekul ini merupakan tempat paling dingin dan terisolasi di alam semesta.

Pemandangan aneh ini terbentuk karena konsentrasi tinggi dari debu dan gas molekul menyerap semua cahaya yang dipancarkan bintang di belakangnya.

Ahli berhasil mengabadikan salah satu awan molekul gelap bernama Barnard 68, salah satu awan penting. Menurut para astronom, Barnard 68 relatif dekat bumi karena tak ada bintang yang tampak.

Tapi, kemungkinan jaraknya bisa mencapai 500 tahun cahaya. Belum diketahui bagaimana awan molekul seperti Barnard terbentuk. Tapi, ilmuwan menduga awan ini tempat lahirnya bintang-bintang baru.

Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari Google
Share:

Kamis, 08 Maret 2012

Sekolah sekolah Pada Masa Pemerintahan Belanda di Indonesia


1. HIS (Hollandsch Inlandsch School), Sekolah ini menggonakan sistem dan metode seperti sekolah Belanda. Diselenggarakan terbatas untuk anak-anak golongan atas pada masa pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia. Sekolah ini pertama kali didirikan pada tahun 1914. Tingkat pendidikan yang diberikan kira - kira setara dengan ELS (Europesche Lagere School).



2. HBS (Hogere Burger School) adalah sekolah lanjutan tinggi pertama untuk warga negara pribumi dengan lama belajar 5 tahun. AMS (Algemeen Metddelbare School) mirip HBS setingkat SLTA/SMA.



3. Sekolah Bumi Putera (Inlandsch School) dengan bahasa pengantar belajarnya adalah bahasa daerah dan lama study selama 5 tahun.


4. Sekolah Desa (Volksch School) dengan bahasa pengantar belajar bahasa daerah. Didirikan pada tahun 1907. Lama belajar 3 tahun. Kelanjutan sekolah desa ini baru muncul pada tahun 1915 dengan lama belajar dua tahun. Volkschool diperuntukkan bagi anak-anak pribumi yang tinggal di desa-desa. Pendirian sekolah ini didasarkan tuntutan kepentingan pembangunan perekonomian negara secara ekstensif, Belanda terpaksa memberikan kesempatan pendidikan kepada lapisan bawah penduduk pribumi.


5. Sekolah lanjutan setelah sekolah desa (Vervolksch School) belajar dengan bahasa pengantarnya bahasa daerah dan masa belajar selama 2 tahun.


6. Sekolah Peralihan (Schakel School) yaitu sekolah lanjutan untuk sekolah desa dengan lama belajar 5 tahun dan berbahasa belanda dalam kegiatan belajar mengajar. Lulusannya dipersamakan dengan lulusan HIS.


7. MULO Sekolah lanjutan tingkat pertama (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) berarti "Pendidikan Dasar Lebih Luas" setara dengan SMP/SLTP dimasa kini. Menggunakan Bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. Akhir tahun 30-an, sekolah-sekolah MULO sudah ada hampir di setiap ibu kota kabupaten di Jawa. Hanya beberapa kabupaten di luar Jawa yang mempunyai MULO.


8. Stovia (School Tot Opleiding Van Inlansche Artsen) yang sering disebut juga sebagai Sekolah Dokter pribumi di Jawa dengan masa belajar selama 7 tahun sebagai lanjutan MULO. Sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Batavia pada zaman kolonial Hindia-Belanda. Saat ini sekolah ini telah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.


Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari : Google
Share:

Rabu, 07 Maret 2012

Google Pergi, Baidu Semakin Leluasa Bergerak


China boleh saja berbangga karena jumlah penduduknya terbanyak di dunia, begitu juga dengan jumlah pengguna internetnya yang mencapai 360 juta user, dan juga menempati peringkat pertama pengguna internet terbanyak di dunia. Tidak heran situs pencari informasi terbesar Google begitu bernafsu melebarkan sayapnya ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

Namun besarnya jumlah penggunana internet disana, tidak serta merta membuat Google mampu berjaya dengan mudah, pada kenyataannya konflik begitu banyak menyertai usaha Google untuk menjadi yang terbaik di sana. Masih hangat dalam ingatan bagaimana pemerintah China pernah memberikan applause kepada Google karena telah memblokir peredaran situs porno di China, dari situ banyak pihak yang memprediksi rasa terima kasih yang diberikan pemerintah China sebagai sinyal kerjasama yang baik diantara keduanya.

Akan tetapi tidak demikian rupanya, banyak pemberitaan dari media baru-baru ini menyoroti bagaimana Google menyatakan akan menarik diri dari China. Apa yang menyebabkan hal itu terjadi? Bisa dibilang ini adalah konflik antara dunia informasi dengan pemerintahan di negara tersebut, ketatnya peraturan sensor yang diterapkan membuat Google tidak leluasa untuk mengembangkan bisnisnya.

Rupanya segala kebijakan yang diterapkan disana justru membuat Google merasa bisnis mereka berjalan tidak sebagaimana mestinya. Sebagai situs yang terkenal karena menyediakan jasa dan layanan gratis, Google memang terkadang mendapat kecaman terkait dengan hak cipta, seperti yang terjadi pada tahun 2008 lalu dimana mereka terpaksa berurusan dengan para penerbit dan juga pemilik hak cipta bahkan mengeluarkan uang sejumlah US$ 125 juta sebagai bentuk pembayaran ganti rugi atas apa yang mereka lakukan.

Sistem penyedian jasa dan layanan gratis itu pula yang kini dirasa malah mengkhawatirkan sejumlah perusahaan dan bisnis di China, ekspansi Google yang dijalankan dengan sistem free itu pada akhirnya membuat pemerintah China melakukan pembatasan akses dengan menyensor berbagai informasi yang mampu diberikan oleh situs tersebut. Sayangnya tidak demikian pendapat Google, mereka justru merasa sikap berlebihan yang ditunjukan pemerintah China malah merugikan, karena pada kenyatannya banyak pula situs yang menyajikan informasi biasa-biasa saja justru ikut tersensor.

Sepertinya tidak bisa pula kita menyalahkan salah satu pihak, karena pada dasarnya keduanya memiliki kepentingan masing-masing, bila pemerintah China merasa bergerak dilatarbelakangi peran mereka untuk melindungi kepentingan negara, maka Google merasa bergerak dalam koridor yang tepat selain juga mereka mengusung dan menjunjung tinggi kebebasan dalam berinternet yang oleh beberapa pihak dikatakan sejajar dengan HAM.

Google dengan paham yang mereka anut dan juga keputusan yang mereka ambil untuk meninggalkan China sepertinya mendapat dukungan dari beberapa media di luar sana. Nyatanya beberapa pihak mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh Google adalah langkah cemerlang untuk memoles reputasi perusahaan mereka menjadi lebih cemerlang sekaligus menjauh dari pesaing utama mereka, dukungan ini terutama didasari atas nilai-nilai kebebasan berbicara dan mendapatkan informasi yang menjadi visi dan misi perusahaan dan dirasa masih sedikit dirasakan di Negeri Tirai Bambu tersebut.


Google pergi, Baidu diuntungkan.

Hikmah dari perginya Google dari China salah satunya adalah makin leluasanya Baidu melenggang dan menguasai pasar negeri tersebut. Baidu Inc, mungkin belum dikenal di luar China, tapi 60% pencarian informasi di China nyatanya dikuasai oleh situs pencari informasi asli dari negeri tersebut. ”Ini jelas sebuah kesempatan potensial nyata bagi Baidu. Pada titik ini, mereka tidak butuh berbuat banyak, kecuali berdiri di sana dan terus menjadi perusahaan pencarian kuat. Absennya Google dari pasar akan menciptkan ruang vakum yang justru menjadi kekuatan bagi Baidu. Ini juga memberi kesempatan bagi yang lain untuk memotong,” papar Hadley Reynolds, wakil presiden dan analis utama perusahaan analisa Gartner Inc.

Sebelumnya Google dilaporkan hanya mampu meraih 35% pangsa pasar di sana, namun angka tersebut diraih dalam waktu relatif cepat, hal ini berarti perkembangan Google di China memang sempat mengganggu upaya Baidu memperluas pasar. Namun sekarang dengan kosongnya pasar, jelas Baidu dengan senang hati akan mengambil porsi yang ditinggalkan oleh Google.

Persaingan keduanya memang sempat menimbulkan tudingan adanya kerjasama Baidu dengan pemerintah China. Baidu dituding telah melakukan manipulasi hasil pencarian disitusnya untuk kepentingan komersil dan pemerintah, pada kenyatannya Baidu memang sangat pro dengan kehendak pemerintah China, ya salah satunya masalah penyensoran isi informasi yang diberikan lewat situs mereka.

Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari : Google
Share:

Hacker Minta Tebusan Rp446 Juta ke Symantec


Symantec dilaporkan siap membayar uang sebesar US$50 ribu pada hacker untuk mencegah hacker tersebut merilis kode program Norton PC Anywhere dan Norton Antivirus.

Sebelumnya, Yama Tough, seorang hacker individual yang mengklaim sebagai anggota dari kelompok Anonymous, dalam tweet-nya mengaku akan merilis kode sumber Norton Antivirus.

“Kami akan membayar Anda, tetapi kami butuh jaminan bahwa Anda tidak akan merilis kode setelah kami melakukan pembayaran,” kata Sam Thomas, juru bicara Symantec dalam emailnya pada hacker tersebut, dikutip dari Cnet, 8 Febuari 2012.

Dalam emailnya, Thomas menyebutkan, pihaknya akan membayar sebesar US$2500 atau Rp22 juta per bulan dalam tiga bulan pertama. Adapun pembayaran sendiri akan dilakukan mulai pekan depan.

Pertengahan Januari lalu, Symantec memang mengakui bahwa pada tahun 2006 lalu ada aksi penerobosan pada jaringan mereka dan terjadi pencurian kode program. Adapun penerobosan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga dan kode yang dicuri adalah kode program Norton Antivirus Corporate Edition, Internet Security, SystemWorks, dan PC Anywhere.

Meski hacker berhasil mencuri kode program, Symantec menyebutkan bahwa sebagian besar pelanggan mereka tidak berada dalam bahaya. Produsen perangkat keamanan terbesar itu telah menginstruksikan pada pengguna untuk mematikan sementara software mereka sampai Symantec mengeluarkan update terhadap software yang bersangkutan.
Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari Google
Share:

Lagi, Hacker Serang Laman Internet CIA


Kelompok aktivis-peretas (hacktivist) Anonymous kali ini dituding bertanggung jawab atas seranganonline kepada situs Dinas Intelijen Amerika Serikat, CIA. Serangan ini mengakibatkan situs CIA tidak bisa diakses atau offline pada Jumat kemarin, 10 Februari 2012.

Adalah sebuah tweet dari akun yang mengatasnamakan Anonymous, @YourAnonNews, yang pertama kali mengabarkan serangan ke situs CIA ini.

"#Anonymous takes down main CIA website cia.gov; site is still down | goo.gl/UL2ij".

Tapi, di tweet-nya yang lain, akun yang sama menyatakan jika Anonymous melaporkan soal peretasan ini, bukan berarti pelakunya adalah Anonymous.

"We'd remind media that if we report a hack or ddos attack, it doesn't necessarily mean we did it...FYI."
Ini bukan pertama kalinya serangan dilakukan terhadap situs CIA. Di bulan Juni lalu, kelompok yang terafiliasi dengan Anonymous, Lulz Security, mengaku telah meretas dan mematikan situs dinas intelijen yang bermarkas di Langley, Virginia, itu.

Jumat lalu, situs CIA sempat offline selama beberapa jam. Juru bicara CIA menyebut agensi itu sedang menyelidiki penyebabnya.

Biasanya, kelompok peretas melancarkan serangan "distribute denial of service" (DDoS). Caranya adalah dengan membanjiri trafik suatu website, yang kemudian mengalami crashakibat gangguan di server. Biasanya, metoda ini tidak melibatkan peretasan terkait keamanan situs.

Tapi belum dikonfirmasi apakah serangan DDoS yang dilancarkan pada situs CIA, Jumat lalu itu.

Sebelumnya, Anonymous juga mengaku sedang merancang penyadapan conference callantara FBI dengan kepolisian Inggris, yang membahas langkah hukum untuk menindak para peretas.

Belakangan ini serangan terhadap aparat hukum makin gencar, apalagi sejak ditutupnya situs video-sharing Megaupload. Setidaknya, Departemen Kehakiman AS dan FBI sudah menjadi bulan-bulanan para peretas.
Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari : Google
Share:

Ada "Pengkhianatan", Sejumlah Hacker Ditahan


Sejumlah orang yang diduga sebagai aktivis peretas (hacker) ditahan. Penahanan secara terpisah di Amerika Serikat, Inggris, dan Republik Irlandia ini dilakukan dengan tuduhan perbuatan kriminal yang menyebabkan "lebih dari satu juta orang menjadi korban".

Penahanan ini sendiri merupakan pengembangan dari penahanan yang dilakukan terhadap 'pemimpin' Lulzsec, Hector Xavier Monsegur. Peretas yang dikenal dengan sebutan Sabu ini telah dinyatakan bersalah dengan tuduhan 12 perbuatan kriminal, pada Agustus tahun lalu.

Mengutip Reuters, Sabu yang ditahan sejak Juni 2012 kemudian direkrut menjadi informan FBI secara rahasia. Atas bantuan Sabu inilah FBI menahan lima peretas. Tapi, Reuters menyebut peretas yang ditahan berasal dari kelompok Anonymous.

Anonymous dan LulzSec memang merupakan aktivis peretas atau hacktivist yang selama ini melakukan aksinya dengan menyerang sejumlah situs milik lembaga pemerintah dan korporasi di seluruh dunia. Karena ini organisasi tanpa bentuk, jadi memang sulit untuk mengidentifikasi dan membedakan antara Anonymous dengan LulzSec.

BBC menyebut para peretas yang ditahan adalah Jack Davis (19 tahun) dari Lerwick, Shetland Islands, Ryan Ackroyd (25 tahun) dari Doncester, Darren Martyn (25 tahun) dari Galway. Ketiganya dari Inggris.

Sedangkan peretas yang ditahan di Irlandia adalah Donncha O'Cearrbhail (19 tahun) dari Birr. BBC juga menyebut Scotland Yard menahan remaja 17 tahun yang belum diketahui namanya, di London selatan, terkait konspirasi peretasan.

Sedangkan Reuters menambahkan satu orang yang ditahan di Chicago, AS, adalah Jerremy Hammond, yang dikenal dengan nama "Anarchaos". Hammond ditahan atas tuduhan melakukan peretasan terhadap Strategic Forecesting atau Stratfor, sebuah lembaga riset dan intelijen global.

Ketidakpercayaan

Penahanan ini diduga menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan peretas. Sebab selama ini Sabu dikenal sebagai tokoh yang disegani di dunia maya oleh para peretas.

"Sabu merupakan seorang pemimpin. Sekarang Anonymous sadar bahwa dia pengkhianat dan bekerja untuk Fed (FBI). Mereka pasti berpikir, 'jika kita tidak bisa percaya Sabu, siapa yang bisa dipercaya?'," kata Mikko Hypponen, Kepala Riset di Perusahaan Sekuritas Komputer asal Finlandia F-Secure, kepada Reuters.

"Ini mungkin bukan akhir Anonymous. Tapi butuh waktu bagi mereka untuk pulih, terutama dari paranoia," ujar Hypponen.

Di akun Twitter yang selama ini dipercaya dikelola Anonymous, Sabu pun telah dianggap sebagai pengkhianat. "Kami tak punya pemimpin," ujar akun @YourAnonNews.
Sumber Artikel : Klik disini
Artikel ini diolah dari : Google
Share: